KriptoJelasKursus Gratis
PELAJARAN 2 DARI 7

Bitcoin, Ethereum, dan USDT

Kenali fungsi yang berbeda sebelum membandingkan harganya.

Bitcoin dan Ethereum

Bitcoin adalah jaringan pembayaran dengan aset BTC. Ethereum adalah jaringan yang mendukung aplikasi dan smart contract; ETH digunakan untuk membayar aktivitas jaringan. Memiliki BTC atau ETH tidak sama dengan memiliki saham perusahaan.

Smart contract adalah program dengan aturan yang dijalankan jaringan. Program bisa memiliki kesalahan. Nama teknologi yang terdengar maju tidak menghilangkan risiko kehilangan aset.

USDT bukan saldo dolar di bank

USDT adalah stablecoin dari Tether yang dirancang mengikuti nilai dolar AS. Tujuan mengikuti suatu nilai bukan jaminan harga selalu tepat sama. Pertimbangkan penerbit, cadangan, akses penebusan, jaringan, dan pihak yang menyimpan aset.

Jika kebutuhan Anda dalam rupiah, perubahan kurs juga dapat memengaruhi nilai dalam IDR. Stablecoin tidak berarti bebas risiko. Jangan menyamakan token dengan rekening tabungan.

Periksa aset dan jaringan bersama

Nama ticker saja tidak cukup. Saat mengirim token, jaringan pengirim dan penerima harus kompatibel. Biaya serta syarat minimum berbeda; periksa informasi resmi sebelum bertindak. Kursus ini tidak memuat harga atau tarif terkini.

Sumber & catatan

Disusun oleh KriptoJelas untuk latihan pendidikan. Contoh angka bersifat hipotetis. Materi edisi awal ini masih menunggu tinjauan editor Bahasa Indonesia.

Sumber diperiksa 13 Oktober 2026. Ketentuan produk nyata harus diperiksa kembali sebelum transaksi. Baca metodologi.

CEK PEMAHAMAN

Sebelum lanjut, coba dua pertanyaan ini.

1. Untuk apa ETH digunakan pada jaringan Ethereum?
2. Apakah USDT bebas risiko?